Diguga Terlibat Narkoba, Seorang Oknum Guru PNS Ditangkap Polisi di Pessel

Dua rekan oknum PNS saat diamankan di Mapolres Pessel
Dua rekan oknum PNS saat diamankan di Mapolres Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat ditangkap polisi, setelah diduga terlibat dalam penyalagunaan narkoba di daerah setempat.

Kapolres Pessel , AKPB Sri Wibowo melalui Kasat Narkoba Polres Pessel , AKP Hidup Mulia mengungkapkan, pelaku oknum PNS ditangkap dari hasil pengembangan penangkapan dua pelaku lainnya yang merupakan rekannya.

baca juga: Polisi Tangkap Seorang Pemuda Diduga Pengedar Sabu di Pariaman

Pelaku oknum PNS diketahui berinisial S (51) warga Kampung Pelangai Kecil Mudik, Nagari Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir. Ia ditangkap saat sedang asyik karaoke di salah satu rumah pada Kamis (15/10/2020) pukul 01.00 WIB lalu.

"Dia seorang guru. Ia ditangkap berdasarkan hasil pengembangan kita," ungkap AKP Hidup Mulia saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Jumat 16 Oktober 2020.

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

Pelaku lain yang ditangkap Satnarkoba Pessel , di antaranya TR (39), MH (38). Dua pelaku dicurigai sebagai jaringan dari oknum PNS. TR (39) ditangkap, Rabu (14/10) di Kampung Olo Sinayan, Nagari Sungai Sirah Hilir, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Sedangkan MH (38), ditangkap di Kampung Air Batu, Nagari Tanah Bakali Inderapura Kecamatan Airpura, Kamis (15/10). Dari hasil pengembangan MH inilah, pelaku S berhasil ditangkap.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

"Ya, ketiga ini pelakunya. Satu bandar, dan kurir dan S (oknum PNS) sebagai pemesan," terangnya.

Lanjutnya, dari hasil penangkapan tiga pelaku ini pihaknya mengamankan sebanyak 14 paket sabu yang di antaranya 1 paket besar, 2 paket sedang dan 11 paket kecil.

baca juga: DPRD Tetapkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pessel

"Sedangkan ganja tiga paket besar dan tiga paket kecil, dan saat ini telah kita amankan bersama pelaku guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi