Bawaslu Pariaman Berharap Media Mampu Luruskan Informasi yang Simpang Siur

Saat pertemuan dengan awak media
Saat pertemuan dengan awak media (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Badan Pengawasan Pemilu ( Bawaslu ) Pariaman mengadakan pertemuan dengan Wartawan di wilayah kota Pariaman untuk menyoal berbagai masalah Pilkada 2020.

Dalam kesempatan itu Ketua Bawaslu Pariaman , Riswan menuturkan, Media adalah pilar keempat demokrasi yang memiliki peran penting dalam menciptakan Pemilu yang damai dan berintegritas.

baca juga: Pengurus Dewan Kesenian Pariaman Dikukuhkan

"Dalam hal ini, pertemuan diharapkan dapat menjalin kerjasama sehingga menekan masalah hoaks atau berita bohong yang menimbulkan gesekan di tengah masyarakat," ungkap Riswan, di Pariaman , Sabtu 17 Oktober 2020.

Lebih lanjut Riswan mengatakan, dengan adanya diskusi terkait masalah Pilkada pihaknya berharap banyak kepada media agar dapat meluruskan segala informasi yang simpang siur.

baca juga: Lebih dari Seribu Pelaku Usaha di Pariaman Telah Terima Bantuan BPUM

"Banyak harapan pada kawan-kawan wartawan untuk meluruskan informasi serta memberikan informasi yang menyejukan. Terlebih saat pandemi ini, melalui Media lah langkah yang tepat untuk menyampaikan informasi yang benar," jelas Riswan.

Riswan mengatakan, saat pandemi ini ruang gerak masyarakat sangat terbatas, tumpuan ada pada media dalam penyampaian informasi publik.

baca juga: Bawaslu Lima Puluh Kota Telah Keluarkan 6 Peringatan Tertulis untuk Calon yang Melanggar Aturan Kampanye

"Banyak harapan kami pada Media, seperti senantiasa menjaga integritas dan menjamin kemandirian dalam pemberitaan kepemiluan. Kami juga berharap pada Media menjaga fungsi kontrol sosial berdasarkan profesi jurnalisme," jelas Riswan.

Dia juga berharap, Media bersikap adil dan berimbang dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pemangku kepentingan secara transparan.

baca juga: Bawaslu Pariaman Bentuk Saka Adhyasta untuk Mendukung Pengawasan Pemilu

"Yang teramat penting kami berharap Media dapat menguatkan pesan damai dan memberi solusi pada peristiwa konflik serta tidak memperuncing situasi di antara pemangku kepentingan kepemiluan," ungkap Riswan.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri