Resmikan Masjid Baabul Jannah, Bupati Solok Teringat Masa Kecilnya

Bupati Solok, H. Gusmal serahkan SK peralihan status musala Baabul Jannah menjadi masjid kepada pengurus
Bupati Solok, H. Gusmal serahkan SK peralihan status musala Baabul Jannah menjadi masjid kepada pengurus (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Masjid Baabul Jannah di Nagari Koto Gadang Guguek, Kabupaten Solok memiliki tempat tersendiri di hati Bupati Solok , H. Gusmal Dt. Rajo Lelo.

Dikatakan Gusmal, bangunan Masjid yang dulunya berawal dari sebuah Musala, merupakan tempatnya biasa salat kala masih kecil di Nagari Koto Gadang Guguek.

baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Menkeu Dorong Akselerasi Penggunaan Anggaran

"Saya kembali teringat masa kecil dahulu, dimana saya sering salat disini," ungkap Gusmal saat peresmian masjid Baabul Jannah, Jumat (23/10/2020).

Zaman itu, ulasnya, musala Baabul Jannah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga menjadi tempat untuk bermusyawarah dan juga mufakat bagi masyarakat.

baca juga: PPKM Mikro Berlaku Mulai Besok, Begini Ketentuannya

Menurutnya, dari dulu, musala dan masjid sudah menjadi sarana untuk mendidik masyarakat di kabupaten Solok . Tidak hanya ilmu agama, tapi juga sosial kemasyarakatan.

Memang diakuinya, kondisi tersebut sedikit bergeser seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Akan tetapi, budayanya masih tetap mengakar ditengah masyarakat.

baca juga: Pemerintah Geser Hari Libur Nasional, Ini Kata Ketua PP Muhammadiyah

"Saya ingin, masjid yang ada di kabupaten Solok kembali makmur dengan syiar-syiar agama dan menjadi tumpuan kegiatan sosial kemasyarakatan di kabupaten Solok ," terangnya.

Selama ini, mayoritas masjid dan musala merupakan wakaf dari masyarakat. Hal itu membuktikan, bebernya, masyarakat Solok cinta dengan agama Islam.

baca juga: Buya Syafi'i: Indonesia Banyak Politisi dan Krisis Negarawan, Presidensil Rasa Parlementer

"Seperti masjid ini, berdiri diatas tanah suku supanjang, dan saat ini sudah diserahkan kepada pengurus masjid ," tuturnya.

Gusmal berharap, dengan peralihan status dari musala menjadi masjid , semakin menggugah masyarakat untuk memakmurkannya.

"Saya ingin masjid ini dibangunkembaliyang baru, saya pribadi akan menyumbang empat buah tiang untuk pembangunan masjid ," tutupnya.

Hal itu disambut antusias oleh pengurus masjid , menurut Farly Novebriko, memang saat ini bangunannya belum begitu representatif dan paripurna.

"Alhamdulillah, dengan kebersamaan kita yakin masjid ini bisa megah dan makmur dengan syiar agama Islam," cetusnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri