Warga asal Padang Pariaman Jatuh di Jembatan Layang Kelok Sembilan, Ini Penjelasan Polres Lima Puluh Kota

Korban yang jatuh di Jembatan Layang Kelok Sembilan saat dilakukan otopsi di RSUD Adnan WD Payakumbuh
Korban yang jatuh di Jembatan Layang Kelok Sembilan saat dilakukan otopsi di RSUD Adnan WD Payakumbuh (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Seorang pria dilaporkan jatuh di Kawasan Jembatan Layang Kelok Sembilan, Minggu 25 Oktober 2020. Menurut informasi awal, korban dikabarkan terjatuh.

Namun setelah penelusuran pihak kepolisian, korban yang diketahui berinisial RR (25 tahun) diduga melakukan bunuh diri. Hal ini disampaikan Kapolres Lima Puluh Kota melalui Kasat Reskrim AKP Nofrizal Can setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga di Kabupaten Padang Pariaman.

baca juga: Satu-Satunya Kepala Daerah, Irfendi Arbi Jadi Tokoh Inspiratif Keterbukaan Informasi Publik

"Setelah mengetahui identitas korban, kami langsung melakukan koordinasi dengan Personil Polres Padang Pariaman. Kemudian diketahui bahwa korban memang merupakan warga Padang Pariaman yang telah hilang kontak dengan keluarganya semenjak hari Jumat 23 Oktober 2020 lalu," kata Kasat Reskrim Lima Puluh Kota .

Selanjutnya, Polres Lima Puluh Kota menghubungi serta mengkonfirmasi kejadian tersebut dengan keluarga melalui kakak ipar dari korban yaitu Riki. Kemudian menurut pengakuan Riki, korban sebelumnya mengalami depresi dikarenakan mengalami pecah kongsi dagang dan mengalami kerugian.

baca juga: Bawaslu Lima Puluh Kota Sebut Paslon Punya Kecenderungan Melibatkan ASN dan Wali Nagari

"Menurut pengakuan kakak ipar korban, dua hari sebelum terjadinya peristiwa bunuh diri tersebut, korban telah hilang kontak. Terakhir menurutnya, korban berkata ingin pergi menuju Kabupaten Padang Pariaman dari Kabupaten Siak menggunakan travel," kata AKP Nofrizal Can.

Setelah dilakukan evakuasi terhadap korban, adik kandung korban sudah datang langsung ke kamar jenazah RSUD Adnan WD Payakumbuh untuk memastikan bahwa korban adalah kakak kandungnya. Beberapa barang korban yang diamankan yaitu uang tunai dan tas samping sebagai tempat uang korban.

baca juga: Pertashop Kini Hadir di Nagari Koto Tuo Kabupaten Lima Puluh Kota

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi