Seekor Hiu Tutul Tersangkut Jaring Nelayan di Pessel, Begini Kondisinya

Seekor ikan Hiu Tutul besar yang tersangkut jaring nelayan di Pessel
Seekor ikan Hiu Tutul besar yang tersangkut jaring nelayan di Pessel (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Seekor hiu tutul atau hiu paus besar bernama latin rhincodon typus terdampar di Pantai Lansano, Nagari Lansano Taratak, Kecamatan Sutera, Kabup aten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, Senin 26 Oktober 2020.

Setelah terdampar, akhirnya ikan dengan panjangnya diperkirakan sekitar 7 meter tersebut di bawah para nelayan ke lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muaro Surantih, Kecamatan Sutera, sekitar pukul 09.30 WIB, dalam kondisi lemah.

baca juga: KPU Padang Catat Sudah 469 KPPS Reaktif Covid-19, Bagaimana Persiapan Pencoblosan?

"Panjangnya diperkirakan 7 sampai 10 meter. Tersangkut pukat (jaring nelayan ) dari pagi pukul 09.00 WIB tadi," ungkap Pendra salah seorang nelayan yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, sejumlah nelayan sempat untuk menghalaun ikan ini kearah tengah laut , namun kondisinya lemah ia kembali menepi.

baca juga: Hasil Rapid Tes di Puskesmas Andalas, Seratusan KPPS Reaktif Covid-19

"Kondisinya sudah lemah. Takut mati di tengah laut , akhir diamankan ke TPI muara Surantih," terangnya pada KLIKPOSITIF .

Salah seorang nelayan lainnya, Irawan (28) mengatakan, 5 hari sebelum ini ikan tersebut kerap menampakan diri ke permukaan laut disekitaran Surantih dan Lansano. "Nalayan kapal yang melihat. Tapi, masih jauh dari tepi pantai," terangnya.

baca juga: Bawaslu Turunkan 12 Pengawas Awasi Pelipatan Surat Suara di Padang

Sekitar pukul 13.30 WIB ikan tersebut masih menggerakan ekornya dan menjadi tontonan warga di sekitaran muara TPI Surantih.

Terpisah, Ketua Nelayan Sutera, Ramadhan mengaku, sudah melapor ke pihak Dinas Perikanan Pessel dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang dan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi.

baca juga: Kecewa Terhadap Prabowo, Ridwan Saidi: Sudah Habis

Menurutnya, karena mengingat kondisi hiu tersebut sudah lemah terpaksa diamankan terlebih dahulu, sampai ada tindakan pihak berwenang.

"Sekarang masih menunggu orang perikanan. Karena kalau lepas di bawah ke tengah, takut nanti tidak bisa bertahan," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri