Bawaslu Pessel Beri Peringatan Kepada Paslon yang Melakukan Pelanggaran Kampanye

PESSEL, KLIKPOSITIF- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat sudah mengeluarkan tiga surat peringatan terkait pelanggaran pasangan calon (paslon) dalam proses kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) di daerah itu.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Pessel, Ariski Elfandi mengungkapkan, surat peringatan dikeluarkan berhubung dengan tidak adanya memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP) saat kampanye, hingga paslon yang tidak memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

"Sampai saat ini baru tiga surat peringatan yang telah dikeluarkan oleh Panwascam. Dari tiga itu, satu untuk paslon gubernur dan dua untuk paslon bupati," ungkap Ariski Elfandi pada KLIKPOSITIF, Senin, 26 Oktober 2020.

Ia menjelaskan, metode kampanye sendiri diatur dalam Peraturan KPU nomor 11 tahun 2020 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota. Selain ketentuan STTP, juga soal penerapan protokol kesehatan saat kampanye.

"Dan saat ini baru sampai surat peringatan, belum ada tindakan pembubaran. Karena 10 menit surat peringatan diserahkan (saat kampanye) mereka langsung bubar," terangnya.

Ia berharap, dalam masa kampanye ini pada Paslon bisa menaati seluruh metode kegiatan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Sebab, selain menjadikan jalan pemilihan yang damai, juga menjadikan proses pemilihan yang bermatabat berdasarkan perundang-undangan dan harapan bersama.

"Apalagi saat pandemi COVID ini, itu sangat penting. Karena nanti, kita disamping terkait dengan pelanggaran pelaksanaan metode kampanye, tapi kita juga mengawasi terkait penerapan protokol kesehatan," tutupnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi