Bawa 6 Jerigen Tuak, Pengendara Ini Ditangkap Saat Razia Masker di Payakumbuh

Pengendara di Payakumbuh ditangkap saat razia masker dan kedapatan membawa miras jenis tuak.
Pengendara di Payakumbuh ditangkap saat razia masker dan kedapatan membawa miras jenis tuak. (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Seorang warga ditangkap saat Operasi Yustisi Penegakkan Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kawasan Pasar Ibuh beberapa waktu lalu. Warga tersebut ditangkap karena tidak memakai masker dan kedapatan membawa 6 jerigen berisikan minuman keras jenis tuak .

Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh Devitra saat dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa 27 Oktober 2020 mengatakan warga yang tertangkap ini mengaku membawa tuak itu dari Belubus, Lima Puluh Kota menuju Labuah Basilang. Menurutnya, pembawa tuak sebanyak 6 jerigen tersebut telah melanggar Perda AKB yaitu Perda Nomor 12 Tahun 2016 Kota Payakumbuh tentang Pencegahan, Penindakan, dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat)

baca juga: Kisah Ria Oktorina, Penyintas Covid-19 Asal Solok Sumbar

"Ada dua perda yang dilanggarnya. Untuk Perda AKB, tadi dia memilih sanksi administrasi dengan membayar denda sebesar Rp.100ribu, tapi penegakan Perda 12 Tahun 2016 tetap kita laksanakan dan kita tuntut ke pengadilan karena telah tertangkap tangan membawa minuman keras dengan jumlahnya lumayan banyak pula. Ia ditangkap pada Sabtu 24 Oktober 2020 lalu," kata Devitra.

Sementara itu, Razia yang dilakukan pada akhir pekan lalu tersebut tercatat sebanyak 54 orang terjaring razia, 6 diantaranya memilih sanksi administrasi dengan membayar denda dan sisanya melakukan kerja sosial. Salah satu warga, Tari kepada media menyampaikan apresiasi kepada petugas COVID-19 atas razia yang dilakukan tersebut.

baca juga: Terpilih di TC GSI Nasional, Sebanyak 3 Pelajar SMP Payakumbuh Berpeluang Tembus Timnas U-16

"Setidaknya operasi yustisi ini tak hanya dapat melawanCOVID-19, juga melawan bentuk pelanggaran terhadap perda lainnya, termasuk perda Pekat ini. Kami selaku warga menyampaikan terimakasih atas penegakan yang Satgas COVID-19 lakukan. Jangan biarkan virus ini terus menyebar dan apalagi sampai maksiat merajalela," ujarnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri