Contoh Anis Baswedan, Nasrul Abit Ingin Buat Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan

Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat safari politik di Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu, 28 Oktober 2020
Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat safari politik di Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu, 28 Oktober 2020 (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit -Indra Catri (NA-IC), menawarkan gagasan dengan membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) provinsi ini.

Secara konsep, gebrakan ini tidak jauh berbeda dengan gebrakan yang digagas Gubernur DKI, Anis Baswedan. Di Sumbar, NA-IC membuat tim ini untuk mengikat tokoh ranah, rantau, dan profesional.

baca juga: Festival Langkisau, Ancang-ancang Atlet Paralayang Raih Emas di PON Papua

Juru Bicara Tim Pemenangan NA-IC, Hidayat, menjelaskan bahwa TGUPP adalah tempat berhimpunnya tokoh ranah dan rantau menjadi potensi besar untuk mempercepat pembangunan Sumbar.

"Ini salah satu tawaran NA-IC melibatkan tokoh ranah dan rantau . Mereka adalah profesional di bidangnya, seperti akademisi, praktisi, pengamat, dan sebagainya. Tujuan besar tim ini adalah mempercepat pembangunan daerah yang terganjal birokrasi," ujarnya di Padang, Kamis (29/10).

baca juga: Pedestrian Aur Tajungkang - Pakan Kurai Bukittinggi Segera Rampung

Hidayat mengatakan bahwa TGUPP akan menganalisis, menginventarisasi, dan mempelajari masalah daerah. Setelah itu, tim tersebut mencarikan cara untuk memecahkan masalah itu.

"Secara teknis dan berapa anggota yang akan mengisi tim ini tentu kita bicara setelah kemenangan NA-IC. Tapi, yang jelas kita punya konsep gerak cepat agar pembangunan cepat dan tetap sasaran," tuturnya.

baca juga: BLT Desa Harus Dioptimalkan Untuk Redam Angka Kemiskinan

Menurut Hidayat, TGUPP bisa saja menjadi organisasi yang diatur perundang - undangan. Dengan begitu, wilayah kerjanya tidak akan tumpang tindih dengan birokrasi pemerintah.

"Rencana kami tim ini langsung di-SK-kan gubernur. Akses dari tim yang berisi profesional di bidangnya ini langsung ke gubernur sebagai pemegang kebijakan. Jadi, kalau ada persoalan, tim ini bisa langsung menyampaikanya kepada gubernur dan bisa ada kebijakan langsung juga dari gubernur," ucapnya.

baca juga: Gedung Baru RSUD M. Zein Painan Masih Terbengkalai, Wabup Pessel: Akan Dilanjutkan

Mengenai pelibatan tokoh rantau dan profesional dalam pembangunan , Hidayat mengatakan bahwa hal itu harus dilakukan. Alasannya, mereka akan diberi tugas untuk memecah kebekuan administrasi di pemerintahan. Pihaknya mengharapkan tim itu memberikan warna dan inovasi penelitian di pemerintahan.

"Selama ini perantau dan profesional kurang dilibatkan dalam pembangunan . Karena itu, kami mencoba merangkul potensi besar ini. Dalam visi misi NA-IC, ini sudah masuk, termasuk melibatkan perantau dalam pembangunan dan menyelenggarakan kongres ranah rantau sekali dua tahun," tutur Hidayat.

Editor: Joni Abdul Kasir