Ulah Pengendara Moge Keroyok TNI di Bukittinggi Bikin Geram DPR: Harus Diproses Hukum

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin.
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin. (DPR)

KLIKPOSITIF - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin meminta aparat penegak hukum memproses hukum anggota Harley Owners Group Siliwangi Bandung Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC) yang melakukan pemukulan terhadap dua anggota TNI di Sumatra Barat.

Hasanuddin menilai, anggota klub moge tersebut telah bersikap arogan karena melakukan tindak kekerasan .

baca juga: Hujan dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sumatera, Jawa dan Kalimantan

"Arogan itu sifat yang tidak terpuji apalagi di jalan raya . Siapapun yang melakukan pemukulan atau tindakan kekerasan adalah tindak pidana wajib diproses secara hukum , jangan melihat siapapun deckingnya," kata Hasanuddin saat dihubungi dilansir dari Suara.com, Senin (2/11/2020).

Hasanuddin mengingatkan pentingnya bersikap sopan santun terhadap sesama pengguna jalan, tidak peduli jenis kendaraan yang digunakan termasuk moge . Ia memandang tindakan arogan anggota klub moge justru mencerminkan mereka sama halnya seperti geng motor.

baca juga: Kini Suami-Istri, Atta Larang Aurel Pakai Baju Seksi

"Kalau anggota kelompok moge yang notebene berasal dari kalangan menengah ke atas bertindak arogan, apa bedanya dengan geng motor. Jadilah pengguna jalan yang baik," ujar Hasanuddin.

Diketahui sebelumnya, sebuah video menjadi viral lantaran merekam aksi brutal sejumlah pengendara moge yang tergabung dalam klub Harley Owners Group Siliwangi Bandung Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC).

baca juga: Akibat Gempa di Malang Ratusan Rumah Rusak

Sejumlah anggotanya melakukan aksi brutal dengan mengeroyok dua prajurit TNI ketika konvoi. Tampak dalam video, beberapa orang yang mengenakan jaket kulit serta celana jins mengeroyok prajurit TNI yang sedang berpakaian baju bebas.

Editor: Eko Fajri