Terlibat Narkoba, Seorang Staf Nagari di Pessel Diciduk Polisi

Pelaku saat diamankan polisi di Mapolres Pessel
Pelaku saat diamankan polisi di Mapolres Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Seorang staf nagari yang juga Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kantor Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat diciduk polisi karena terlibat penyalahgunaan narkoba di daerah itu.

Diketahui pelaku berinisial NWP (23) warga Kampung Pasar Kuok, Nagari IV Nagari Koto Hilie-Batangkapas. Pelaku ditangkap, Kamis 12 November 2020 di Kampung Pasar Baru Kenagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang.

baca juga: Polisi Tangkap Seorang Pemuda Diduga Pengedar Sabu di Pariaman

"Benar, pelaku diamankan di Kampung Pasar Baru, Bayang," ungkap Kapolres Pessel , AKBP. Sri Wibowo melalui, Kasatnorkoba, AKP. Hidup Mulia pada KLIKPOSITIF , Jumat 13 November 2020.

Ia menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari adanya informasi masyarakat. Pelaku ditangkap, setelah adanya hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya. Selain meresahkan, pelaku juga kerap melakukan transaksi narkotika di wilayah TKP penangkapan.

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

"Statusnya sebagai pengedar. Diketahui, pelaku berkerja di salah satu nagari di Batangkapas, dari informasi iya juga bertugas sebagai pengurus di sekretariat PPS di nagari tempatnya berkerja," terangnya.

Terpisah, Wali Nagari IV Koto Hilie, Satria Darma Putra membenarkan, adanya salah seorang stafnya ditangkap polisi karena terlibat norkoba. Stafnya tersebut juga seorang staf di sekretariat PPS di nagari yang dipimpinya.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

"Ya, tapi yang bersangkutan sudah saya berhentikan, dan posisi bersangkutan di sekretariat PPS juga sudah saya ganti," terangnya.

Ia mengaku terkejut, saat ada salah seorang stafnya tertangkap akibat narkoba . Kendati sebelumnya, tersangka cukup baik dalam berkerja.

baca juga: DPRD Tetapkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pessel

"Jadi cukup kaget juga. Karena selama ini, ia cukup baik dalam berkerja," jelasnya.

Lanjutnya, karena sudah tertangkap saat ini, pihaknya tidak bisa membela lagi. Karena selain merusak citra pemerintahan nagari, pelaku juga telah melanggar aturan yang dilarang negara.

"Dan untuk saat ini, posisinya sebagai staf sudah diganti dan begitu juga sebagai staf sekretariat di PPS," tutupnya.

Diketahui, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres untuk proses lebih lanjut. Dari data KLIKPOSITIF , selain pelaku, polisi juga mengamankan 8 paket kecil dan 1 paket sabu sedang, 1 paket kecil ganja kering di dalam kotak rokok merk Sampoerna dan 1 paket besar ganja kering dibungkus kantong warna merah putih dibalut lakban warna kuning.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi