Terekam CCTV, Maling Sepeda Motor di Padang Dibekuk Polisi

Tersangka saat diamankan polisi
Tersangka saat diamankan polisi (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Sempat terekam CCTV, seorang pelaku pencurian sepeda motor dibekuk tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang , Jumat 20 November 2020 malam sekitar pukul 21.30 WIB.

"Pelaku dibekuk di Jalan Biduri V nomor 67 Perumnas Pengambiran, Kecamatan Lubuak Bagaluang, Kota Padang ," kata Kasatreskrim Polresta Padang , Kompol Rico Fernanda, Sabtu 21 November 2020.

baca juga: Dapat Rekomendasi Ombudsman dan Disdik, SMKN 2 Padang Akan Pertegas Aturan Tata Tertib Berpakaian

Ia mengatakan, pelaku melakukan tindak kriminal tersebut pada 22 Oktober 2020 lalu dan aksinya sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di Masjid Almunawarah yang berada di Kecamatan Nanggalo.

"Korban atas nama Harjono saat itu pergi shalat ke masjid tersebut san memarkirkan sepeda motornya. Saat selesai shalat, ia tidak lagi menemui sepeda motornya," lanjutnya.

baca juga: Juliari Batubara Diduga Bungkam Selama Proses Penyidikan, Tengku Zul: Hukum Mati Saja

Karena kejadian tersebut, korban langsung melaporkannya ke Polsek Nanggalo dengan nomor laporan LP / 174 / B / X / 2020 /Sektor Nanggalo tanggal 23 Oktober 2020.

"Kami mendapatkan laporan tersebut dan langsung melakukan penyelidikan," lanjutnya.

baca juga: Polisi Tangkap Seorang Pemuda Diduga Pengedar Sabu di Pariaman

Dari hasil rekaman CCTV tersebut, pihaknya mencari tahu siapa yang ada di dalam rekaman itu dan mendapati informasi bahwa pria yang berada di video tersebut adalah Deki Priwandi (33).

"Setelah mendapatkan identitas tersangka, kami kembali mencari tahu keberadaannya dan tadi malam kami mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumah tersebut," lanjutnya.

baca juga: Dianggarkan Miliaran Rupiah, Masjid di Padang Ini Akan Diubah Jadi Islamic Center

Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung melakukan penangkapan dan mencari barang bukti hasil kejahatan tersangka.

"Kami mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Vixion dengan nomor polisi BA 2417 E," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan tiga buah anak obeng yang sudah diruncingkan, yang merupakan alat yang digunakan dan satu buah kunci reng 8 milimeter dibalut dengan lakbat hitam yang juga merupakan alat yang digunakan.

"Kami juga mengamankan barang bukti lainnya berupa pakaian yang digunakan saat melakukan pencurian di masjid sesuai dengan yang terekam oleh CCTV," lanjutnya.

Ia mengatakan, tersangka akan diancam dengan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri