Langgar Protokol Kesehatan, BNI Cabang Painan Ditegur Satgas Covid 19 Pessel

BNI Cabang Painan saat memenuhi panggilan Satgas COVID-19 Pessel
BNI Cabang Painan saat memenuhi panggilan Satgas COVID-19 Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menegur pihak PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Painan terkait kerumunan warga yang terjadi, Senin 23 November 2020.

Teguran itu, langsung disampaikan Satgas COVID-19 Pessel saat pihak BNI memenuhi panggilan Satgas, Selasa 24 November 2020. Sekretaris Satgas COVID-19 Pessel , Daililpal mengatakan, pihak BNI sudah mengakui kelalaiannya dan berjanji akan membenahi.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

"Kami sudah sampaikan teguran lisan kepada Pimpinan Cabang Pembantu BNI Painan pada pertemuan antara Satgas dengan unsur pimpinan cabang di Posko Satgas Covid 19 Pesisir Selatan ," kata Sekretaris Satgas Covid 19, Dailipal.

Ia mengatakan, kerumunan warga di BNI Cabang Painan terjadi karena banyaknya warga yang mengurus pencairan Bantuan Presiden (Banpres) melalui PT Permodalan Nasional Madani Persero atau PNM Mekaar. Kerumunan terjadi, karena tidak adanya pembagian jadwal dari pihak BNI.

baca juga: DPRD Tetapkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pessel

"Karena dari pengakuannya, ada ATM yang terblokir dan lainnya, dan saat ini itu sudah dicarikan jalan keluarnya," terangnya.

Menurut Dailipal, dalam penerapan sanksi pelanggaran protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19, dicantumkan dalam pasal 98, bahwa pimpinan perangkat daerah /lembaga/instansi yang tidak menerapkan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid 19 di lingkungan kerjanya dikenakan sanksi.

baca juga: Karena Hal Ini, Bupati dan Kapolres Pessel Batal Divaksin Covid-19

Diantaranya, sanksi administrasi berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan/atau sanksi kepegawaian lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan. Namun, karena pelanggaran pertama, pihak Satgas menjatuhkan sanksi teguran lisan pada BNI.

"Karena ini merupakan pelanggaran pertama kali maka kita kenakan sanksi teguran lisan," katanya.

baca juga: Kasus Positif di Pessel Bertambah Empat Orang, Tiga Diantaranya Pelajar SMA dan Guru SMP

Kesempatan itu dalam rilis Satgas COVID-19 Pessel , Pimpinan Cabang BNI Painan, Yovial berjanji bakal menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan melakukan berbagai langkah antisipasi.

Diantaranya, kata dia, seperti menambah satu unit mobil layanan gerak untuk melayani masyarakat penerima bantuan di beberapa kecamatan.

Selain itu, jelasnya, pihaknya juga akan membatasi jumlah masyarakat datang ke Kantor Cabang Pembantu, serta memasang alat pembatas jarak antara satu dengan yang lain.

Terakhir, pihak BNI menghimbau masyarakat dalam mencairkan uang untuk diambil di ATM bersama yang ada di bank lain.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi