Ini Dampak Banjir di Rahul Tapan Pessel

Sarana warga yang rusak akibat banjir di Binjai Tapan- Rahul Tapan, Rabu sore
Sarana warga yang rusak akibat banjir di Binjai Tapan- Rahul Tapan, Rabu sore (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Sejumlah aktivitas warga dan pusat pusat pelayanan pemerintah di Ranah Hulu Ampek (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat terganggu akibat dampak banjir, Rabu 25 November 2020.

Camat Rahul Tapan, Alamsyah mengungkapkan, setidaknya akibat dampak banjir itu mengakibatkan tanggul sungai jebol dan sejumlah sarana pemerintah seperti kantor camat, sekolah dan rumah warga juga ikut terdampak.

"Banjir ada di dua nagari, yakni Binjai dan Kampung Tengah Tapan. Kalau dihitung ada sekitar 650 rumah yang terendam. Itu hampir seluruhnya, termasuk kantor camat dan beberapa sekolah," ungkapnya pada KLIKPOSITIF, Kamis 26 November 2020 pagi.

Ia menjelaskan, sementara untuk kerugian materil lainnya, pihaknya masih menelusuri ke sejumlah kampung yang terdampak, dan dari pengamatannya kerusakan terparah dikhawatirkan merusak lahan pertanian warga karena saat ini dalam masa tanam.

"Tapi, belum bisa kita taksir, namun saat ini memang warga sedang musim tanam padi dan jagung dan masih kita telusuri," terangnya.

Selain lahan pertanian, sejumlah program bedah rumah yang sedang berjalan di kecamatan itu juga ikut terdampak, dan bahan bakunya rusak sehingga terpaksa harus ada gantinya.

"Itu ada masing-masing 25 rumah di masing-masing dua nagari. Tapi, jumlah pastinya belum terdata. Dan ini masih di data nagari dan bagaimana teknisnya nanti dan sudah kita laporkan ke kabupaten," jelasnya.

Lanjutnya, saat ini untuk meminimalisir dampak yang lebih luas, pihaknya saat ini masih meminta warga untuk selalu waspada dan meminta untuk mengamankan barang-barang perlu untuk diselamatkan.

"Jika hujan, bagi yang memiliki anak-anak untuk mengungsi sementara ke tempat tetangga yang daratannya lebih tinggi. Karena kita masih khawatir akan terjadi banjir, sebab tanggul sungai jebol,"tutupnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri