Tangannya Tergiling Mesin Saat Bekerja, BPJamsostek Cabang Padang Beri Bantuan Tangan Palsu untuk Mualim

Mualim, korban kecelakaan kerja tengah mencoba tangan palsu barunya yang diberi oleh BPJamsostek Cabang Padang
Mualim, korban kecelakaan kerja tengah mencoba tangan palsu barunya yang diberi oleh BPJamsostek Cabang Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Musibah tiada yang tau kapan terjadinya dan dapat menimpa siapa saja. Hal itu dialami oleh Mualim yang bekerja sebagai operator mesin karet yang mendapatkan musibah saat bekerja sehingga harus kehilangan sebelah tangannya yang sebelah kanan.

Menanggapi terjadinya hal tersebut, BPJS Tenaga Kerja atau yang kini dikenal sebagai BPJamsostek melakukan pemberian bantuan kepada Mualim sebagai peserta yang mengalami kecelakaan saat bekerja.

baca juga: Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS, Andre Rosiade Bantu Warga Kuranji yang Menderita Liver dan Hernia

"BPJamsostek cabang Padang menyerahkan bantuan berupa tangan palsu pada Selasa (24/11) kepada Bapak Mualim, seorang pekerja pada perusahaan karet yang terkena kecelakaan kerja pada Maret 2020," ujar perwakilan BPJamsostek Cabang Padang, Dewi Nasti N.

Ia mengungkapkan, kecelakaan terjadi pada saat Mualim memasukkan karet ke dalam mesin cutter/shredder. Saat itu, beliau terpeleset sehingga tangan kanannya tergiling mesin. Pada saat kejadian, korban langsung dilarikan ke PLKK (Pusat layanan Kecelakaan Kerja ) BPJamsostek yakni RST Reksodiwiryo Padang, kemudian dirujuk ke PLKK RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

baca juga: Meski Pandemi, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tetap peroleh Imbal Hasil di Atas Deposito

"Akibat kecelakaan ini, pekerja mengalami amputasi tangan di bawah siku. Setelah pengobatan dan perawatan selesai, Mualim mendapatkan manfaat prothesa tangan palsu yang dijamin oleh BPJamsostek," katanya.

Ada pun tangan palsu(prosthesis) yang diterima Mualim yakni jenis Myo Electric, yakni tangan palsu yang bekerja dengan sensor otot tangan. Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat membantu aktivitas pekerjaan sehari-hari Mualim. Selain itu, dijelaskan, selama pengobatan Bpk Mualim juga mendapatkan pendampingan RTW (Return To Work) oleh BPJamsostek.

baca juga: Operasi Amandel Rico Dijamin Penuh JKN-KIS

"Program RTW ini merupakan implementasi dari perluasan manfaat JKK(Jaminan Kecelakaan Kerja ) BPJamsostek untuk pekerja yang menjadi difabel karena kecelakaan. Dimana pekerja memperoleh pendampingan untuk membangun kembali psikologisnya sampai pekerja dapat bekerja kembali. Dengan mengikuti program RTW ini, tidak ada penambahan premi dan tidak akan berpengaruh pada saldo JHT pekerja," tuturnya.

Editor: Khadijah