Kembangkan Tenun Balai Panjang, Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar Tandatangani Nota Kesepahaman

Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk terus mengembangkan Tenun Balai Panjang ditunjukkan dengan melakukan penandatangan nota kesepahaman dan komitmen bersama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Senin (30/11).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Wahyu Purnama A mengatakan penandatanganan itu adalah bentuk transformasi tenun minang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Ranah Minang.

baca juga: Kepala Sekolah Dikumpulkan, Siswa di Payakumbuh Mulai Belajar Tatap Muka

"BI melakukan pengkinian kerja sama dengan dengan Pemprov Sumbar tentang pengembangan ekonomi dan keuangan. Di samping itu, sebagai salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumbar, kami juga bermaksud menginisiasi transformasi tenun minang dalam rangka pengembangan songket yang merupakan salah satu komoditas unggulan sekaligus merupakan kekayaan warisan budaya Minangkabau," katanya.

Ia mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman merupakan langkah awal untuk mensinergikan dukungan pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan songket yang telah dilakukan selama ini.

baca juga: Irsyad Syafar Lantik 5 Kepengurusan PKS Payakumbuh Tingkat Kecamatan

Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi menyambut baik dukungan BI kepada pengembangan Sentra Tenun Balai Panjang. Menurutnya, kerja sama dengan BI dapat melebarkan peluang bagi pelaku tenun di Payakumbuh untuk ekspansi dan pengembangan produk.

"Sentra Tenun Balai Panjang kita mendapat kesempatan emas, jangan sampai kita sia-siakan kerja sama dengan BI ini, tidak banyak daerah yang bisa mendapat kepercayaan seperti ini," kata Riza.

baca juga: Termasuk Kadis Kominfo, 16 Warga Payakumbuh Positif COVID-19

Ketua Dekranasda Payakumbuh , Henny Yusnita yang untuk pengembangan Tenun Balai Panjang menggaet desainer ternama Tuty Adib berhasil membawa kebanggaan Kota Randang di Fashion Week New York 2019, Fashion Show di hari ketiga gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

"Produk Tenun Balai Panjang terus diterima dunia internasional, karena memiliki keunikan tersendiri dari tenun lainnya, semoga kerjasama dengan BI dapat membawa progres besar bagi pengembangan IKM kita," terangnya. (*)

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

Editor: Taufik Hidayat