Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar pada Kamis Pagi

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Guguran lava pijar dari Gunung Merapi kembali terjadi sekitar pukul 08.02 WIB, Kamis (7/1/2021).

Berdasarkan update terbaru dari akun BPPTKG Yogyakarta awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 28 mm dan durasi 154 detik.

baca juga: Terbanyak dalam Sejarah, Pemerintah Bakal Buka 1,2 Juta Formasi CPNS

"terpantau awan panas meluncur ke hulu kali Krasak," terangnya.

Sebelumnya, Gunung Merapi sejak Selasa (5/1/2021) malam hingga Rabu (6/1/2021) dini hari sudah terjadi enam guguran lava pijar.

baca juga: DPR Setujui Rencana Pemerintah Bubarkan Kemenristek

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida menuturkan bahwa guguran lava pijar masih didominasi menuju ke arah barat. Sementara untuk jarak luncuran sendiri mencapai 500 meter.

"Guguran lava pijar sebanyak 4 kali intensitas kecil arah kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 400 meter. Ditambah dengan suara guguran 2 kali dengan intensitas sedang," kata Hanik kepada awak media, Rabu.

baca juga: Baleg DPR Setujui Draf RUU SKN

Hanik menyebutkan bahwa guguran lava pijar terpantau secara jelas melalui CCTV milik Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang. Guguran tersebut mulai teramati kali pertama pada pukul 18.48 WIB dan dilanjutkan pada pukul 19.11 WIB.

Selanjutnya, guguran lava pijar kembali dimuntahkan Gunung Merapi pada pukul 22.37 WIB dan 23.00 WIB. Guguran itu kembali terpantau dan terdengar di Pos Kaliurang.

baca juga: Rencana Bangun Jalan Layang di Sitinjau Lauik, Bappenas: Pendanaan Bisa dari SBSN

"Pada periode pengamatan Rabu (6/1/2021) yang dimulai pukul 24.00 hingga 06.00 WIB, guguran lava pijar juga masih terjadi. Guguran lava pijar 2 kali intensitas kecil arah kali Krasak jarak 400 meter. Suara guguran 2 kali intensitas sedang dari Babadan," tutur Hanik.

Editor: Eko Fajri