Nindy Ayunda Akan Dipanggil dan Diminta Keterangan , Polisi : Agar Lebih Lengkap

Nindy Ayunda
Nindy Ayunda (suara.com)

KLIKPOSITIF - Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Ronaldo Maradona Siregar angkat bicara soal keterlibatan Nindy Ayunda atas kasus narkoba yang menimpa suaminya, Askara Parasady Harsono .

Dia memastikan tidak melihat keberadaaan Nindy Ayunda saat penangkapan Askara Parasady Harsono yang terjadi di rumahnya.

baca juga: Ditanya Ivan Gunawan Terkait Hubungan Rumah Tangga, Ini Jawaban Tegas Andre Taulany

"Pada saat dilakukan pemeriksaan di rumah APH. saudari Nindy tidak di rumahnya. Yang bersangkutan (Askara) dan anak-anaknya aja. Nindy tidak di rumah," kata Ronaldo Maradona Siregar dikantornya, Selasa (12/1/2020).

Seandainya Nindy Ayunda berada di rumah, dia menyebut tidak menutup kemungkinan polisi akan memeriksa penyanyi 32 tahun tersebut.

baca juga: Undang Tukang Bakso Keliling di Ulang Tahun Pernikahan, Ammar Zoni : Kesederhanaan Itu Pondasi

"Kalau ada di situ (rumah) lakukan pemeriksaan juga," ungkapnya.

Meski tak tampak kehadiran Nindy Ayunda saat sang suami diciduk polisi, pelantun lagu "Buktikan" itu tetap akan dipanggil polisi untuk dimintai keterangannya.

baca juga: Positif COVID-19, Rina Nose : Awalnya Keselek Nasi Kemudian Tidak Enak Pada Tenggorokan dan Keterusan

Hanya saja jadwal pemanggilannya belum ditentukan.

"Belum kami belum melakukan pemanggilan. Kami perlu langkah selanjutnya agar lebih lengkap," ujar Ronaldo Maradona Siregar.

baca juga: Dibongkar Gading Martin, Begini Sosok Pria yang Dekat dengan Anya Geraldine

"Jadi akan memanggil dimintai keterangan dan mungkin nggak cuma Nindy ya dan ada pihak lain yang dimintai keterangannya," imbuh.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap Askara Parasady Harsono di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada 7 Januari 2021.

Dites urine, dia dinyatakan positif amfetamin dan metamfemain. Saat ini, Askara Parasady Harsono telah ditetapkan jadi tersangka.

Polisi kemudian menjerat Askara Parasady Harsono dengan Pasal 127 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika .

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi