Akan Divaksin, Gubernur Sumbar Terpilih Mengaku Sempat Kehilangan Indera Penciuman Saat Kampanye Pilgub

Gubernur Sumbar Terpilih yang juga Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansyarullah
Gubernur Sumbar Terpilih yang juga Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansyarullah (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumbar terpilih yang juga Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah belum akan divaksin dalam waktu dekat. Pasalnya, ia masih menunggu hasil pemeriksaan anti bodi dari Dinas Kesehatan Kota Padang .

"Terkait vaksin , saya masih menunggu dulu hasil pemeriksaan anti bodi yang akan dilakukan Dinas Kesehatan," katanya saat diwawancarai, Rabu 13 Januari 2021.

baca juga: Profesor Iris Sebut Resiko Tertular COVID-19 Masih Memungkinkan, Meski Telah Divaksin Dua Kali

Menurutnya, alasan menunggu hasil pemeriksaan anti bodi sebelum divaksin karena saat masa cuti kampanye ia sempat kehilangan indera penciuman selama tiga hari.

"Saat debat publik perdana itu suara saya juga agak berubah. Saya tidak tau apakah sudah terpapar Covid-19, sebab saya merasa kehilangan indera penciuman sekitar 2 atau 3 hari," lanjutnya.

baca juga: Amankan Anak Jalanan, Satpol PP Padang Harapkan Warga Tidak Memberi Uang ke Anjal dan Pengemis

Menurutnya, untuk memastikan dirinya apakah benar pernah terpapar Covid-19 atau tidak, ia telah meminta kepada Dinas Kesehatan agar segera melakukan pemeriksaan anti bodi.

"Kalau sudah pernah positif Covid-19 kan nggak jadi prioritas perdana untuk divaksin. Saya masih menunggu hasil pemeriksaan anti bodi dari Dinas Kesehatan dulu apakah akan divaksin atau tidak," lanjutnya.

baca juga: Vaksinasi Corona di Pariaman Direncanakan Baru Mulai pada Februari 2021

Sementara itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal mengatakan, besok 14 Januari 2021 Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dengan seluruh forkopimda, tenaga kesehata dan jubir akan divaksin.

Kemudian pada 15 Januari akan dilanjutkan dengan bupati, wali kota, tenaga kesehatan, Forkompimda beserta Jubir Covid kabupaten/kota.

baca juga: Bukan Asal Pilih Vaksin, Ternyata Ini Alasan Pemerintah Pilih Sinovac

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani