Nilai Bantuan Rehab RTLH di Payakumbuh Naik, Jumlah Penerima Turun

Kepala Dinas Perkim Payakumbuh, Marta Minanda.
Kepala Dinas Perkim Payakumbuh, Marta Minanda. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Payakumbuh , Marta Minanda mengungkapkan bahwa untuk 2021 nilai bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu dari Rp17,5 juta menjadi Rp20 juta.

"Untuk tahun ini secara konstruksi akan diupayakan beton, mulai kolom, balok dan dinding, karena saat sekarang untuk perolehan kayu dengan kualitas yang baik semakin sulit didapat," katanya, Rabu (13/1).

baca juga: 3 Tahun Jabat Ketua PN Tanjungpati, Herry Cahyono Kini Jabat Ketua PN Serang IA

Dia berharap, dengan konstruksi beton maka akan menjamin umur bangunan lebih lama. "Masyarakat penerima juga diharapkan dapat melanjutkannya secara mandiri untuk kesempurnaan secara bertahap dengan kemampuan yang dimiliki," lanjut Marta.

Meski secara nilai mengalami peningkatan, namun untuk total penerima bantuan pada 2021 ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, dimana total rumah warga yang direhab sebanyak 296 unit dengan rincian, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari APBN 100 unit dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 196 unit.

baca juga: Edarkan Uang Palsu di 10 TKP, Pria Asal Lima Puluh Kota Diringkus Polres Payakumbuh

"Tahun ini terjadi penurunan karena dampak dari pandemi COVID-19, totalnya berjumlah 149 unit, dari DAK 62 unit dan DAU 87 unit," ungkap Marta.

Sejak dimulainya program RTLH pada 2017 lalu, Marta menyebut pihaknya telah melakukan rehab terhadap 1.311 RTLH yang tersebar dilima kecamatan yang ada di Payakumbuh .

baca juga: Kerugian Pesantren Cahaya Islam Karena Kebakaran Lebih Rp400 Juta, Bantuan Bisa Dikirim ke Rekening Ini

Berdasarkan ketentuan, syarat untuk penerima bantuan adalah rumah harus milik sendiri, dalam kondisi yang memenuhi persyaratan teknis dan yang terpenting administrasi dari kepemilikan rumah harus lengkap.

"Dari pendataan tim di lapangan, jumlah RTLH berdasarkan status kepemilikan yang hak milik 2.997 unit, sewa 1.086 unit, menumpang 1.254 dan tidak diketahui asal usulnya 361 unit," paparnya.

baca juga: Disnakerperin Payakumbuh Maksimalkan Pelatihan untuk Menekan Angka Pengangguran

Dari total 33.038 unit rumah yang ada di Kota Payakumbuh Marta menjabarkan jumlah RTLH berdasarkan tingkat kerusakannya yaitu rusak ringan 2.879 unit, rusak sedang 1.080 unit dan rusak berat 780 unit.

"Pada program ini kita akan prioritaskan rumah yang rusak berat dan rusak sedang dulu," ucapnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat