Gagal Divaksin, Penerima Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Diganti

ilustrasi vaksin covid-19
ilustrasi vaksin covid-19 (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Padang Pasir, Winanda menyatakan bahwa dirinya belum divaksin meskipun ia harusnya sudah melakukan vaksinasi pada Sabtu 16 Januari 2021 lalu.

"Saya harusnya melakukan vaksinasi pada Sabtu lalu, saat dilakukan pengecekan kesehatan , ternyata tensi saya tinggi dan saya belum bisa divaksin pada Sabtu lalu," katanya.

baca juga: Ini Tanggapan Anggota DPR Terkait Dugaan Mark Up Dana COVID-19 di Sumbar

Ia mengatakan bahwa dirinya sudah mendapatkan jadwal untuk kembali melakukan vaksinasi pada 27 Maret 2021 mendatang dan tetap akan mendapatkan vaksin sesuai yang sudah terdata.

"Untuk vaksinasi ini yang namanya telah terdaftar itu tidak bisa digantikan dengan yang lain.Meskipun saat dijadwalkan tidak bisa, nanti akan dijadwalkan ulang," lanjutnya.

baca juga: Sebut Vaksinasi Covid-19 Berjalan Lambat, Perhimpunan Guru Pesimis Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli

Menurutnya, vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah itu adalah keputusan terbaik untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sudah hampir setahun menjadi pandemi di Indonesia.

"Tidak mungkin pemerintah akan melakukan hal yang buruk kepada rakyatnya. Jadi vaksin ini merupakan salah satu cara terbaik untuk lepas dari pandemi ini," lanjutnya.

baca juga: Ini Manfaat Kopi Bagi Penderita Prediabetes dan Diabetes

Ia mengatakan bahwa dirinya akan kembali melakukan vaksinasi saat jadwal yang ditentukan telah tiba dan melakukannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri