MK Putuskan Pilkada Kota Solok Tidak Masuk PHPU, KPU Tetapkan Paslon Terpilih

Ketua dan Komisioner KPU Kota Solok memberikan keterangan terkait penetapan paslon terpilih di Pilkada kota Solok 2020
Ketua dan Komisioner KPU Kota Solok memberikan keterangan terkait penetapan paslon terpilih di Pilkada kota Solok 2020 (Syafriadi/Klikpositif)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok , Sumatra Barat menetapkan H. Zul Elfian - Ramadhani Kirana Putra sebagai pasangan calon terpilih dalam Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Kota Solok , Asraf Dhanil mengatakan, pasangan calon H. Zul Elfian - Dhani menang dengan persentasi perolehan suara 35,22 %.

baca juga: Cari 3 Korban Perahu Terbalik, Tim SAR 50 Kota Temukan Tas Hitam di Sungai

"Pasangan calon H. Zul Elfian - Ramadhani Kirana Putra memperoleh suara 12. 920 atau 35,22%," ungkap Asraf Dhanil saat konferensi pers, Sabtu (23/1/2021).

Penetapan pasangan pemenang Pilkada kota Solok berdasarkan Surat KPU RI nomor 60/PL.02.7-SD/03/KPU/I/2021 sebagai pengantar surat MK perihal penetapan pasangan calon terpilih Pilkada serentak 2020.

baca juga: Umar Patek Terima Remisi Lebaran: Alhamdulillah

"Surat tersebut merupakan pengantar atas surat Mahkamah Konstitusi yang memutuskan bahwa pemilihan di kota Solok tidak masuk Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), maka kita lakukan penetapan," jelasnya.

Berdasarkan tahapan, pasangan terpilih Pilkada di daerah yang tidak masuk dalam sengketa PHPU dilakukan maksimal 5 hari setelah surat putusan dari MK yang disampaikan ke KPU RI.

baca juga: 3.448 Orang Positif Covid dan 99 Orang Meninggal di Hari Lebaran

"Alhamdulillah, tadi sudah kita lakukan pleno terbuka, dan menetapkan pasangan terpilih Pilkada kota Solok 2020, sudah kita tetapkan," bebernya didampingi komisioner lainnya.

Selanjutnya, berita acara sudah diberikan pada paslon, parpol pengusung, bawaslu, DPRD untuk diteruskan ke kemendagri melalui Gubernur untuk pelantikan calon terpilih.

baca juga: Ustaz di Agam Meninggal Saat Khotbah Salat Idul Fitri

"Pelantikan calon terpilih dilaksanakan oleh Pemerintah provinsi Sumbar, kita tinggal menunggu proses tersebut," terangnya.

Ditegaskannya, pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kota Solok secara umum tidak ada persoalan, mulai dari tahapan pendaftaran hingga proses pungut hitung.

"Alhamdulillah, pelaksanaan pemilu badunsanak di kota Solok berjalan dengan baik, apalagi hubungan masing-masing kandidat cukup kental," tuturnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri