Ditodong Pistol dan Ditampar, Sopir Truk Sawit Laporkan Ketua DPRD Pasbar

Hamka saat membuat laporan di SPKT Polres Pasaman Barat
Hamka saat membuat laporan di SPKT Polres Pasaman Barat (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Hamka (20) seorang warga Kecamatan Sungai Aur yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir truk sawit melaporkan Ketua DPRD Pasaman Barat.

Ia melaporkan Ketua wakil rakyat Pasaman Barat itu, karena mengaku telah dianiya dengan ditampar pada bagian pipi kirinya. Peristiwa itu berlangsung di Jalan Umum Ujung Gading pada Kamis (25/2) sekitar pukul 16.50 WIB.

baca juga: Pemkab Pessel Anggarkan Bantuan Safari Ramadan Rp7,5 Juta Per Masjid dan Musala

"Saat itu saya sedang mengendarai truk yang bermuatan sawit menuju Kecamatan Ujung Gading. Tiba-tiba dari arah berlawan melintas mobil yang ditumpangi wakil rakyat yang terhormat ini," katanya kepada wartawan, Jumat (26/2) dini hari.

"Entah tidak terima mobilnya hampir tersenggol karena turun badan jalan, saya tidak tahu. Tapi tiba-tiba mobil ini berbalik arah mengejar dan menghentikan laju kendaraan saya," ujarnya.

baca juga: Agendakan 55 Kunjungan, Begini Teknis Safari Ramadan Pemkab Pessel Tahun Ini

Hamka menjelaskan dari mobil itu turun seseorang dari bangku samping sopir lalu menghampiri truk. Kemudian dengan menodongkan pistol sambil menunjuk ke arah mobil yang ditumpanginya. "Tiba-tiba saya ditodongkan pistol dan menyuruh meminta maaf sambil menunjuk arah mobilnya. Melihat pistol mengarah perut saya, saya jadi ketakutan dan turun sesuai yang diperintahkan," ungkapnya.

"Saya turun lalu menghampiri mobilnya, tiba-tiba sesampainya saya ditampar oleh Ketua DPRD yang terhormat yang saya tidak tahu sebelumnya ada dalam mobil itu. Tamparan keras tepat di pipi kiri dan membuat bibir saya berdarah," katanya lagi.

baca juga: Dua Terduga Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi di Pasaman Barat

"Saya makin ketakutan, lalu meminta maaf untuk melanjutkan perjalanan. Hingga saat ini saya sangat trauma dengan peristiwa yang saya alami. Saya trauma, karena masih teringat pistol yang mengarah ke perut saya," sambungnya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Humas Polres Pasaman Barat, AKP Defrizal membenarkan bahwa ada laporan yang masuk. Pihaknya saat ini sedang melakukan proses laporan itu lebih lanjut.

baca juga: Ini Tiga Program Prioritas Kerakyatan Bupati Pessel dalam Musrenbang RKPD 2022

"Benar ada laporan penganiayaan yang masuk tadi malam, saat ini penyidik sedang melakukan proses langkah hukum terkait laporan itu," terangnya kepada KLIKPOSITIF di ruang kerjanya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Ramadhani