Ormas Ini Laporkan SBY dan AHY ke Bareskrim Polri

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Net)

KLIKPOSITIF - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dan putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

Adalah organisasi masyarakat Garda Demokrasi 98 yang melaporkan bapak dan anak itu ke polisi atas tuduhan fitnah kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

baca juga: Hujan dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sumatera, Jawa dan Kalimantan

Dilansir Terkini.id, sekretaris Jenderal Garda Demokrasi 98, Azwar Furqutyama mengatakan bahwa pihaknya melaporkan dua petinggi DPP Demokrat tersebut karena diduga menuding pemerintahan Jokowi telah mencampuri persoalan kudeta di tubuh partai mereka.

Azwar berharap, dengan adanya pelaporan yang dilakukan pihaknya tersebut nantinya hidup berdemokrasi di Tanah Air tidak dibangun dengan cara fitnah.

baca juga: Kini Suami-Istri, Atta Larang Aurel Pakai Baju Seksi

"Maka kami berharap demokrasi ini dibangun dengan baik dengan cara-cara yang beretika dan tidak mengedepankan fitnah. Karena selama ini AHY , menuding pemerintahan Jokowi terlibat dalam pengambilalihan Partai Demokrat ," ujar Azwar, Rabu (7/4/2021).

Sementara itu, kuasa hukum Garda Demokrasi 98 Yan Warinson mengatakan bahwa dalam laporan yang dilayangkan kliennya terhadap SBY dan AHY tersebut juga diikutkan sejumlah dokumen seperti pemberitaan media massa.

baca juga: Akibat Gempa di Malang Ratusan Rumah Rusak

"Beberapa dokumen-dokumen di sini jelas dikatakan sempat tuding pemerintah ikut dalam kudeta, berharap AHY - SBY legowo minta maaf ke Jokowi ," ungkapnya.

Pihak Garda Demokrasi 98 juga menyatakan, SBY dan AHY telah melanggar Pasal dari KUHP, Pasal 207, Pasal 310, Pasal 311, dan UU nomor 1 tahun 1946, Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan Pasal 15.

baca juga: Rencana Pemerintah Bentuk Kementerian Investasi Disetujui Pemerintah

Maka dari itu, kata Yan, pihaknya harus melakukan tindakan pelaporan terhadap SBY dan AHY .

"Untuk itu kami tim lawyer melaporkan ke pihak Bareskrim atas tindakan pemberitaan dan perbuatan yang patut kami duga melanggar hukum ke pihak Bareskrim," ujarnya.

Editor: Eko Fajri