Delapan Keluarga di Padang Ini Akan Menginap di Rumah Wali Kota

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi (ist)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Setelah melakukan seleksi terhadap calon penerima program Semalam di Palanta, Pemko Padang memperoleh delapan keluaraga yang masuk kategori tidak mampu dan berhak mengikuti program tersebut.

Kegiatan tersebut, direncanakan akan dimulai pada Sabtu 17 April mendatang yang merupakan pengganti dari kegiatan singgah sahur yang selalu dilaksanakan setiap tahun sejak 2015 lalu.

baca juga: Sekjen Gerindra Nyatakan Siap Dukung Normalisasi Batang Tapan Pessel

"Kami sudah melakukan seleksi bersama Camat dan Lurah terhadap keluarga tidak mampu yang akan mengikuti program ini," kata Kepala Dinas Sosial Kota Padang , Afriadi, Rabu 14 April 2021.

Awalnya, pihaknya telah memilih dua keluarga per kecamatan, kemudian dilakukan survei didapati 15 keluarga yang akan mengikuti program Semalam di Palanta.

baca juga: Bantu Ketersedian Pangan di Rahul Tapan, Bupati Pessel Kirim 10 Ton Beras Untuk Korban Banjir

"Namun setelah dilakukan seleksi akhir, hanya didapati delapan keluarga yang berhak untuk mengikuti program ini," lanjutnya.

Ia menjelaskan, rencananya program Semalam di Palanta akan dimulai pada Sabtu 17 April mendatang. Nantinya, akan ada staf khusus dari Pemko Padang yang menjemput keluarga tidak mampu tersebut untuk memulai berbuka puasa di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang .

baca juga: 5 Tanda Manusia Sukses Lewati Ujian Bulan Ramadhan

"Setelah berbuka bersama akan diinapkan semalam di Palanta untuk mengikuti sahur bersama Wali Kota Padang dan para pejabat Pemko Padang . Kemudian selesai sahur dan salat subuh bersama, paginya akan kembali diantar pulang bersama untuk dilakukan proses bedah rumah," lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk bedah rumah, untuk penerima program tersebut anggarannya berada di Baznas Kota Padang .

baca juga: Besok Lebaran, Menaker: Masih Banyak Perusahaan yang Mau Berikan THR Hari Ini

"Tahun lalu untuk nominalnya sebanyak Rp25 juta untuk bedah rumah. Tapi untuk tahun ini kami belum mendapatkan kepastian dari Baznas untuk nominalnya," lanjutnya.

Ia berharap, pada tahun depan akan lebih banyak keluarga tidak mampu mengikuti program tersebut, sehingga selain dapat merasakan tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Padang , juga rumah yang ditempati diperbaiki.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani