Bahas Pariwisata, Andre Rosiade Ajak 11 Kepala Daerah di Sumbar Temui Sandiaga Uno

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama dengan 11 kepala daerah di Sumbar foto bersama dengan Menparkeraf Sandiaga Uno di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (13/4/2021).
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama dengan 11 kepala daerah di Sumbar foto bersama dengan Menparkeraf Sandiaga Uno di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (13/4/2021). (ist)

JAKARTA, KLIKPOSITIF - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade memboyong 11 kepala daerah di Sumbar untuk bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Bertempat di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (13/4/2021). Meningkatkan kualitas pariwisata di Sumbar, menjadi topik utama pertemuan 11 kepala daerah tersebut dengan Sandiaga Uno .

baca juga: Andre Rosiade Tolak Kerja Sama Freeport dengan Smelter China

11 kepala daerah itu adalah Walikota Bukittinggi Erman Safar, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Bupati Tanahdatar Richi Aprian, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, dan Walikota Pariaman Genius Umar.

Kemudian, Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar, Walikota Solok Zul Elfian Umar, Bupati Agam Andri Warman, Bupati Solok diwakili Asisten II Ekbang Kesra Medison, dan Anggota DPRD Provinsi Sumbar Irwan Afriadi.

baca juga: Andre Rosiade Salurkan Sembako di Kampung Kalawi Kuranji

Dalam pertemuan itu, Sandiaga turut didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hary Santosa Sungkari dan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Riski Handayani Mustafa.

Andre Rosiade mengatakan, pertemuan 11 kepala daerah dengan Menparekraf adalah bentuk kerja nyata serta kolaborasi bersama untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumbar.

baca juga: Kuota Premium dan Solar Subsidi Sumbar Bertambah, Pengamat: Bukti Kerja Nyata Andre Rosiade

"Seperti motto Bang Sandi, kami ingin gercep, gaspol, dan kolaborasi. Setelah Pilkada usai, kami bersama seluruh kepala daerah ingin berkolaborasi membangun Sumbar," kata Andre Rosiade .

"Ini adalah gerakan baru bagaimana kita bersama-sama memberi manfaat untuk masyarakat Sumbar," sambung Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar.

baca juga: Jelang Lebaran, Andre Rosiade Berbagi Ribuan Paket Sembako

Dalam pertemuan itu, para kepala daerah menyampaikan berbagai potensi wisata dan ekonomi kreatif yang siap dikembangkan untuk menopang perekonomian Sumbar.

Di antaranya, potensi wisata minat khusus dan sports tourism berbasis laut di Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian, penguatan konsep kuliner UKM dan pengembangan kapasitas Geopark Ngarai Sianok di Kota Bukittinggi dan Agam, serta potensi desa wisata berbasis nagari di sejumlah kota/kabupaten seperti Padang Panjang, Sawahlunto, Sijunjung, dan Tanah Datar.

Selain itu, juga potensi Geopark Danau Singkarak hingga potensi wisata sejarah dan budaya di Kota Tambang Sawahlunto.

"Pada intinya, kami ingin ada harmonisasi program dan kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah agar terjadi percepatan pembangunan di Sumbar," terang Andre.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno mengakui ada banyak potensi wisata dan ekonomi kreatif di Sumbar yang bisa digarap bersama, salah satunya pengembangan desa wisata.

"Keindahan alam dan keragaman budaya Sumbar adalah anugerah Tuhan yang patut kita syukuri, salah satunya desa wisata. Ke depan, kita akan mengandalkan kunjungan wisatawan nusantara sembari fokus vaksinasi di destinasi pariwisata . Semoga vaksinasi di Sumbar bisa terus digenjot," kata Sandiaga.

Tak hanya keindahan alam dan keragaman budaya, Sandiaga juga melihat kuliner khas Minang sebagai warisan leluhur yang harus dijaga dan dikembangkan.

"Kita bisa fokus pada kekuatan kita di Sumbar yakni kuliner dan desa wisata. Saya titip kepada Pak Andre dan para kepala daerah , digitalisasi. Bagaimana kabupaten/kota ini menjadi pemenang di tengah revoluasi digital. Dengan bergandengan tangan kita pasti bisa," kata Sandiaga. (*)

Editor: Riki