Dalam Kurun Lima Tahun, 1.000 Hektare Lahan Pertanian di Padang Diduga Beralih Fungsi Jadi Bangunan

Petani di Padang menami sawahnya
Petani di Padang menami sawahnya (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Dinas Pertanian Kota Padang - Sumbar memperkirakan sekitar 1.000 hektare lahan pertanian di Kota Padang - Sumbar beralih fungsi sejak lima tahun terakhir. Penyusutan tersebut terjadi sejak tahun 2015 sampai 2020 lalu.

"Ada alih fungsi lahan yang terus terjadi dan itu tidak bisa dipungkiri," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang , Syahrial Kamat saat menghadiri diseminasi informasi Diskominfo Padang , Kamis 15 April 2021.

baca juga: Astra Grup Padang Berikan Bantuan Sembako Untuk Satpol PP Padang

Ia mengatakan, pada tahun 2015 pihaknya melakukan pengukuran lahan pertanian yang ada di Kota Padang , luasnya masih terhitung 6.418 hektare.

"Saat kami lakukan pengukuran kembali pada tahun 2020 lalu, lahan pertanian yang tinggal hanya seluas 5.412 hektare," lanjutnya.

baca juga: Lokasi Wisata di Zona Merah dan Orange Harus Tutup Saat Libur Lebaran, Ini Tanggapan Wali Kota Padang

Menurutnya, lahan seluas 1.000 hektare lainnya telah beralih fungsi menjadi bangunan atau perumahan yang banyak dibangun beberapa tahun terakhir.

"Biasanya, masyarakat yang ingin menjual tanah yang merupakan lahan pertanian, mereka membiarkannya menjadi lahan tidur terlebih dahulu, baru nanti dijual," lanjutnya.

baca juga: Jasa Penukaran Uang di Pinggir Jalan Lesu Jelang Lebaran

Ia sangat menyayangkan hal tersebut, karena untuk kebutuhan Kota Padang saja, beras yang dihasilkan petani tidak lagi mampu menutupinya.

"Untuk saat ini, beras yang dihasilkan oleh petani di Kota Padang tidak lagi mencukupi kebutuhan kita di Kota Padang . Untuk mencukupinya, didatangkanlah beras dari Pesisir Selatan dan Solok," tutupnya.

baca juga: Pesanan Mulai Meningkat, Pembuat Keranjang Parsel Kembali Bernapas Lega

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi