Melihat Tradisi Unik Proses Penyembelihan Hewan Kurban di Agam

Hewan kurban didandani sebelum disembelih
Hewan kurban didandani sebelum disembelih (AMC)

AGAM , KLIKPOSITIF - Setiap daerah mempunyai cara masing-masing dalam penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban .

Seperti yang dilakukan masyarakat di Silayang, Jorong IV Parik Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam .

baca juga: Ini Keutamaan Surat Al Kahfi yang Sunnah Dibaca di Hari Jumat Sesuai Hadis

Dilansir dari AMC, sebelum disembelih, hewan kurban terlebih dahulu diarak masyarakat ke lokasi penyembelihan dengan menjujung jamba.

Adapun yang menjadi isi jamba yang dibawa oleh peserta kurban antara lain, nasi kuning, lepat inti, bedak lengkap dengan cermin, sisir, kain, dan wewangian.

baca juga: Lapas Klas II A Bukittinggi Serahkan Bansos ke Warga Terdampak Pandemi

Sampai di lokasi penyembelihan, hewan kurban seperti sapi dan kambing diberi makan, didandani dan dipasangkan kain putih sebagai pakaian. Perlakuan yang demikian terhadap hewan kurban yang disembelih sebagai pemaknaan dari bentuk kasih sayang Nabi Ibrahim kepada anaknya Nabi Ismail.

"Karena itu anak satu- satunya, tentu kasih sayang ibu dan bapak tercurah kepadanya. Untuk itulah diberi kasih sayang, dengan cara diberi pakaian, diberi bedak, dan disisir," ujar salah seorang tokoh masyarakat usai prosesi penyembelihan, Selasa (20/7).

baca juga: 10 Orang Terjaring Operasi Yustisi di Pasar Pakan Kamih

Sementara itu, ninik mamak Silayang, Anto Dt. Basa mengatakan, tradisi tersebut sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam, yang hingga kini terus dipertahankan.

Dikatakan, hewan kurban seperti sapi dan kambing didandani langsung oleh peserta kurban. Hal tersebut bermaksud untuk menunjukan kesabaran, keikhlasan dan pengorbanan, agar hewan yang dikurbankan menjadi bersih.

baca juga: Pemuda Pelopor Agam Dinilai Tim Provinsi

"Tradisi ini tetap dipertahankan, untuk mengingat kasih sayang, kesabaran dan keikhlasan nabi," tuturnya.

Dikatakan, selesai pemotongan bagi yang berkurban disarankan melakukan salat sunat dua rakaat.

"Hal demikian sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki sepanjang tahun," jelasnya lagi.

Dalam tradisinya, setelah pemotongan hewan kurban dilakukan, juga dilangsungkan prosesi makan bersama.

"Makan bersama menyiratkan bentuk kebersamaan yang terjalin di antara masyarakat," ulasnya.

Editor: Rezka Delpiera